Kamu yang sering memanfaatkan internet wifi untuk membaca konten atau bermain media sosial pasti sudah sangat familier dengan istilah link. Namun, tahukah kamu bahwa link memiliki dua jenis, yaitu internal link dan external link. Lalu, apa ya beda keduanya? Yuk, cari tahu di bawah ini! 

Arah Link

Internal link adalah link yang ditujukan ke dalam sebuah website itu sendiri. Misalnya artikel yang ada pada halaman blog website abcd.com. Maka, internal link adalah link yang mengarah ke halaman lain, tetapi masih berada di dalam website abcd.com.  

Sementara untuk external link adalah link yang akan mengarah ke luar dari website tersebut. Misalnya seperti contoh di atas, link yang ada pada artikel di website abcd.com. External link akan mengarah ke halaman lain di website lain pula, misalnya halaman home website 1234.com. 

Manfaat Link

Baik internal link maupun external link dapat membantu menaikkan traffic pada sebuah website. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari internal link, yaitu: 

  • Memudahkan pembaca mendapatkan informasi tambahan yang berkaitan dengan informasi yang sedang dibaca 
  • Meningkatkan navigasi website 
  • Mengurangi angka bounce rate pada website 
  • Membantu proses SEO yang sedang dilakukan 

Sementara untuk external link, akan memberikan manfaat meningkatkan traffic pada website lain yang digunakan sebagai sumber link. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari external link: 

  • Meningkatkan kredibilitas informasi, jika link mengarah pada sumber yang dapat dipercaya 
  • Membantu proses SEO dalam membangun backlink 
  • Membangun korelasi antar website 
  • Mengurangi risiko penalti akibat konten dianggap duplikat 
  • Mendukung reputasi brand 

Pada external link, tidak hanya website tempat link itu berada saja yang bisa diuntungkan, tetapi juga website yang menjadi sumber link yang ditautkan. 

Batas Maksimal

Pernahkah kamu melihat artikel dengan banyak internal link? Bagi kamu yang suka membaca informasi di wikipedia pasti sering melihat banyaknya internal link dalam satu konten. Artinya, untuk internal link kamu tidak memiliki batasan maksimal mengenai jumlah link yang boleh kamu pasang. 

Berbeda dengan external link, di mana kamu memiliki batasan maksimal. Jika terlalu banyak external link, justru malah bisa berdampak kurang bagus pada website kamu. Jadi, pastikan untuk lebih waspada mengenai jumlah link saat memasang external link ya. 

Itulah perbedaan antara keduanya. Namun, untuk kamu yang ingin membuka eksternal link, ada baiknya lebih waspada ya. Sebab, terkadang ada beberapa malware yang dikirimkan via link dan bisa menyebabkan masalah pada perangkatmu. Jadi, sebelum membuka sebuah link, pastikan kamu mengenal bahwa website yang akan dibuka memang benar aman. 

 

 

 

 

 

 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *